Wabup Bulungan Tekankan Pentingnya Kolaborasi Pusat-Daerah Dan Pendidikan Inklusif
BULUNGAN - Wakil Bupati Bulungan, Kilat, memimpin apel gabungan dalam rangka peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-29 yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Bulungan, Senin (5/5/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan amanat Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Menurut Mendagri, kolaborasi lintas pemerintahan merupakan kunci keberhasilan otonomi daerah untuk memperkuat pembangunan berkeadilan dan integrasi nasional, demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
"Pemerintahan yang responsif, transparan, dan akuntabel hanya bisa dicapai jika semua pihak turut berperan aktif sebagai pilar utama dalam tata kelola daerah," ujar Mendagri dalam sambutan yang dibacakan Wabup Kilat.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya harmonisasi kebijakan strategis nasional dengan pelaksanaan program di daerah. Hal ini mencakup upaya swasembada pangan dan energi, optimalisasi sumber daya domestik, pengelolaan sumber daya air, serta peningkatan transparansi pemerintahan.
Selain itu, pengembangan sektor kewirausahaan, peningkatan kualitas pendidikan, pemerataan pelayanan kesehatan, reformasi birokrasi, dan penegakan hukum juga menjadi prioritas yang harus diwujudkan secara bersama.
"Perlu adanya komitmen kuat antara pemerintah pusat dan daerah agar terdapat kesamaan pandangan dalam pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Dalam momen yang sama, Wakil Bupati Kilat juga menyampaikan pesan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Dengan mengusung tema "Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua", pemerintah menegaskan pentingnya hak pendidikan tanpa diskriminasi.
Ia menyoroti bahwa akses terhadap pendidikan berkualitas adalah amanat konstitusi, dan tidak boleh dibatasi oleh latar belakang sosial, ekonomi, atau geografis masyarakat.
Presiden Prabowo, kata Wabup Kilat, juga menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama yang tercermin dalam Asta Cita keempat, yang menjadikan pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan nasional. (adv dkip bulungan)
