Knalpot Bukan Cuma Pembuangan Gas, Ini Alasan Kamu Harus Merawatnya
POJOKALTIM.CO.ID, SAMARINDA - Jangan tunggu knalpot motor berkarat atau bocor baru sibuk merawatnya! Bagian yang sering luput dari perhatian ini ternyata punya peran penting, mulai dari menyalurkan gas buang hingga meredam suara mesin. Pada motor tertentu, knalpot juga dilengkapi catalytic converter untuk membantu mengurangi zat berbahaya dari gas buang.
Karena berada di bagian bawah motor, knalpot sering terkena air hujan, lumpur, dan kotoran yang bisa memicu karat jika dibiarkan menempel. Kalau sampai bocor, suara motor bisa makin berisik dan kinerja sistem pembuangan terganggu.
Technical Service Manager Astra Motor Kaltim 2, Ignatius Nindyatama, mengingatkan pengendara agar tidak melewatkan pemeriksaan knalpot saat merawat motor.
"Knalpot perlu diperiksa secara berkala, terutama setelah motor digunakan melewati jalan berlumpur atau kondisi hujan. Perhatikan jika muncul karat, kebocoran, suara yang tidak biasa, atau sambungan yang longgar agar masalah bisa diketahui lebih awal," ujar Ignatius.
Perawatannya juga simpel. Setelah terkena hujan atau lumpur, bersihkan knalpot menggunakan air bersih dan sabun yang sesuai, lalu keringkan dengan lap lembut. Hindari menyentuh knalpot saat masih panas dan jangan lupa memeriksa kondisi fisiknya secara berkala.
Kalau terlihat karat parah, ada retakan, atau suara knalpot berubah drastis, segera lakukan pemeriksaan di bengkel AHASS. Servis rutin juga membantu teknisi menemukan masalah yang mungkin tidak terlihat dari luar.
Jadi, jangan cuma fokus merawat mesin dan bodi motor. Knalpot juga perlu diperhatikan supaya kondisinya tetap terjaga. Kelihatannya sepele, tetapi merawat lebih awal bisa membantu mencegah masalah yang lebih besar. (azr)
